Prasaja
Satu acara. Hening, hangat, rapi.
estimasi jasa mulaiRp —
- Akad / pemberkatan + ramah tamah
- ±150 tamu · 2 kru lapangan + tim inti
- Manajemen katering
Ini bukan sekadar situs. Gulir pelan-pelan — kamu sedang menjalani satu hari pernikahan yang kami pegang, dari subuh sampai lewat tengah malam. Persis seperti nanti, di harimu sendiri.
Sebelum keluarga bangun, cue sheet 38 halaman sudah dibagikan, jalur rias sudah steril, dan genset cadangan sudah diuji. Ketenangan pagimu adalah pekerjaan kami semalaman.
Saat ijab diucapkan, semua kru kami membeku di posisinya. Tidak ada langkah kaki, tidak ada bisik radio. Buffer 20 menit di rias tadi pagi — itulah alasan menit ini terjadi tepat waktu, tanpa kamu tahu ada yang menjaganya.
Pendamping adat kami hafal urutan panggih di luar kepala — dan tahu persis kapan menuntun eyang yang lupa giliran, tanpa satu tamu pun menyadari.
Di setiap rundown kami, selalu ada satu slot yang tidak boleh diganggu siapa pun: golden hour. Fotografer boleh ikut. Keluarga, vendor, bahkan kami — menunggu di luar cahaya.
Satu show director memegang jalannya acara, satu timekeeper memegang jam, dan satu kru untuk tiap ±100 tamu memegang segala hal lainnya — gubukan yang antre, sound yang tiba-tiba, om yang minta lagu.
Kunang-kunang keluar, loading-out berjalan senyap di belakang. Hari yang kami hitung dalam menit, akan kalian kenang dalam puluhan tahun. Sekarang — giliran harimu disusun.
Tiga arsitektur hari yang paling sering kami pentaskan — digambar sebagai garis waktu, karena memang begitulah kami memandangnya. Muat salah satunya, lalu ubah sesukamu.
Satu acara. Hening, hangat, rapi.
estimasi jasa mulaiRp —
Akad pagi, pesta malam. Hari penuh.
estimasi jasa mulaiRp —
Rangkaian adat penuh, H-1 sampai larut.
estimasi jasa mulaiRp —
Beginilah kami menyusun setiap pernikahan: bukan daftar belanja, tapi garis waktu. Nyalakan momen-momenmu, dan call sheet di samping menghitung estimasi jasa Callalily secara langsung.
H−1 · sehari sebelumnya
Hari-H
Konsultasi pertama gratis, di studio kami di Yogyakarta atau lewat panggilan video. Bawa ceritamu — biar jam-jamnya kami yang pikirkan.